Tahukah Kamu Apa Yang Terjadi Jika Kendaraan Tanpa Sistem Pendingin?

 
Seperti kita ketahui, saat mesin bensin atau mesin diesel bekerja, di ruang bakar mesin suhunya bisa mencapai sekitar 700°C, komponen mesin pasti berada pada temperatur tinggi, Dengan pemuaian akan menyebabkan gesekan semakin tinggi. lni yang kemudian menyebabkan mesin macet dan menjadi salah satu penyebab terjadinya kebocoran kompresi. Kebocoran kompresi otomatis membuat tekanan kompresi pada mesin menurun. Akibatnya,temperatur mesin tidak mampu membakar campuran bahan bakar dan udara dengan sempurna. Ketika campuran tersebut tidak terbakar dengan sempurna, tenaga yang dihasilkan mesin pun pasti tidak optimal.

Demikian pula bila mesin bekerja dalam kondisi dingin, karena dalam kondisi mesin masih dingin,suplai bahan bakar harus lebih besar dan menjadi boros agar tetap terjadi pembakaran. Ini dikarenakan hasil pembakaran lebih banyak digunakan untuk diubah menjadi panas yang kemudian diserap oleh mesin yang dingin. Pembakaran yang tidak sempurna bukan hanya mengakibatkan tenaga mesin kurang optimal. Tapi juga membuat mesin lebih boros bahan bakar. Ini sudah jelas.
Lalu apa solusinya agar mesin dapat dapat bekerja dalam waktu lama dan tidak menjadi boros bahan bakar?


Baca Juga :
 
Kok mesin bisa demam? Ya, karena suhu kerjanya terlalu tinggi alias tidak normal Kondisinya mirip seperti manusia? Kalau suhu badan di atas normal, manusia dibilang demam dan bila terlalu tinggi,ya deman panas. Hal yang juga terjadi pada panas mesin mobil! Seperti manusia, bagaimanapun suhu di luar badan di sekitarnya, mesin harus bekerja pada suhu normalnya dan konstan. Umumnya berkisar 80-92 derajat celcius. Jadi tidak boleh terlalu dingin atau terlalu panas. Bila suhu terlalu rendah, mesin tidak bekerja dengan efisien.


 
 Sumber : gridoto.com
Sebaliknya, bila suhu kerja tinggi,.akan merusak komponen utama mesin, seperti kepala dan blok silinder. Untuk menjaga suhu mesin tetap saat bekerja, ditugaskan sistem pendingin dengan bahan pendinginnya, yaitu coolant. Khusus coolant, akan bersirkulasi selama mesin bekerja,dari radiator ke blok mesin dan sebaliknya. Radiator bertugas melepaskan panas yang dibawa coolant. Sedangkan di blok atau kepala silinder, coolant menyerap panas yang terjadi pada kedua komponen tersebut. Jadi Jangan senang bila suhu kerja mesin selalu rendah.

Demikianlah Tahukah Kamu Apa Yang  Terjadi Jika Kendaraan Tanpa Sistem Pendingin, semoga bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Tahukah Kamu Apa Yang Terjadi Jika Kendaraan Tanpa Sistem Pendingin?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel