Nama Komponen dan Fungsi Sistem Pendingin Lengkap Beserta Gambarnya

Selain sirip-sirip pendingin, sistem pendingin udara juga mempunyai beberapa komponen lainnya; khususnya pada sistem pendingin udara dengan tekanan antara lain: 

Komponen Sistem Pendingin Udara

  Nama Komponen dan Fungsi Sistem Pendingin Lengkap Beserta Gambarnya

Air Shroud

Air shroud adalah pengarah udara yang memiliki bentuk menutupi mesin untuk mengarahkan udara agar mengalir melalui sirip pendingin silinder, dan silinder kepala menjadi banyak dan Pendinginan menjadi lebih efektif.

 

Kipas (Fan)

Kipas berfungsi untuk mengisap udara dan menekan masuk ke dalam pengarah udara (air shroud). 

Komponen Sistem Pendingin Air

Sistem pendingin air lebih banyak memerlukan komponen, di antaranya: 

Radiator 

Komponen ini berfungsi untuk melepas panas air pendingin yang telah menyerap panas dari mesin ke udara melalui sirip-sirip pendingin yang ada di radiator.
Nama Komponen dan Fungsi Sistem Pendingin
Bagian dari radiator meliputi:

Tangki atas dan tangki bawah (upper tank dan lower tank)

Sebagai penampung air yang datang dari blok silinder sebelum masuk ke pipa radiator (radiator pipe) dan sebagai penampung air dari pipa radiator sebelum dialir kembali ke silinder blok. 

Tutup Radiator (radiator cup)

Berfungsi sebagai penutup radiator agar air tidak tumpah keluar, tutup radiator (radiator cup) juga berfungsi sebagai pengatur jumlah air pendingin dan tekanan dalam radiator. Dengan cara menahan agar pada suhu 100° C air pendingin tidak mendidih dengan cara menahan ekspansi air saat panas, sehingga tekanan air menjadi lebih tinggi dari tekanan udara luar. Di samping itu, tutup radiator juga berfungsi mempertahankan volume air pendingin, baik saat panas maupun pada saat dingin. Selain itu, tutup radiator dengan katup tekanan juga berfungsi meningkatkan efisiensi pompa air dan mengurangi efek gelembung udara pada sistem pendingin.

Tutup radiator mempunyai 2 katup: 

 

Katup tekanan (relief valve)

Untuk melimpahkan air pendingin ke tangki reservoir pada saat tekanan di dalam radiator naik dan menekan pegas katup tekanan ke atas sehingga lubang pipa buang terbuka. Air mengalir keluar radiator. 

Katup vakum (vacuum valve)

Memasukkan air pendingin ke radiator ketika tekanan di dalam radiator turun akibat dari air radiator menjadi dingin dan volume air menyusut, menyebabkan tekanan di dalam radiator turun (vakum). Kevakuman mampu menarik pegas katup vakum hingga terbuka menyebabkan kevakuman menarik air dari tangki reservoir kembali masuk ke dalam radiator.

Overflow pipe

Adalah selang penghubung antara tangki reservoir dengan tutup radiator untuk aliran air dari radiator ke tangki reservoir dan sebaliknya. 

Reservoir tank

Untuk menampung kelebihan air dari radiator pada saat terjadi pemuaian air di dalam radiator, dan mengembalikan air ke radiator pada saat tekanan di dalam radiator turun. 

Radiator cell 

Radiator cell adalah pipa-pipa kecil yang dipasang sejajar antara tangki atas dan tangki bawah. 

Radiator core 

Adalah sirip-sirip pendingin yang melekat di radiator yang berfungsi sebagai perpanjangan dari luas permukaan pipa radiator cell. 

Tipe sirip radiator (radiator core) 
  • Plate fin type 
  • Corrugated fin type 

Drain cock

Adalah kran penguras air radiator bila akan mengganti air radiator

Baca Juga : Pengertian dan Fungsi Sistem Pendingin (Cooling System)

Radiator Hose

Adalah selang pengubung antara radiator dengan blok silinder, terbuat dari selang karet dengan penguatan tenunan nilon. 

Water Pump 

Water pump digerakkan oleh mesin itu sendiri melalui perantara fan belt untuk mensirkulasikan (memompakan) air pendingin di dalam mesin (water jacket) keluar menuju radiator lalu kembali ke mesin. Biasanya pompa yang dipakai adalah jenis sentrifugal. 

Ada 2 macam tipe impeller pompa: 
  1. Radial shape 
  2. Vortex shape 

Thermostat 

Berfungsi untuk mengatur suhu mesin. Thermostat berperan sebagai kran dengan cara menutup untuk menahan air pendingin agar hanya bersirkulasi pada mesin saat suhunya masih rendah sehingga panas ideal mesin cepat tercapai. Saat suhu kerja mesin tercapai, maka thermostat membuka sehingga air mulai dialirkan ke radiator untuk didinginkan agar suhu mesin tidak melebihi suhu kerjanya, ketika suhu mulai terlalu dingin thermostat kembali menutup, begitu seterusnya sehigga membuat suhu mesin menjadi stabil. 

Ada 2 macam thermostat: 

a. Thermostat tanpa katup bypass

Komponennya 
  1. valve 
  2. cylinder 
  3. wax 
  4. jiggle valve 

Pada saat temperatur rendah (mesin dingin), saluran air ke radiator ditutup oleh thermoth sehingga air akan mengalir dari blok silinder ke pompa melalui saluran bypass Pada saat temperatur tinggi (mesin panas ). Saluran air ke radiator dibuka (thermostat sudah terbuka) sehingga air akan mengalir:
  • Dari blok silinder ke radiator pompa blok silinder
  • Dari blok silinder melalui saluran bypass pompa blok silinder 

b. Thermostat dengan katup bypass

Komponennya 
1. Valve 
2. Cylinder 
3. Bypass Valve 
4. Wax 
5. Jjggle Valve 

Pada thermostat mobil modern saat ini yang menggunakan katup bypass bekerja serupa dengan thermostat standar tetapi bekerja mengontrol cairan pendingin dengan cara berbeda. Thermostat diatur oleh sumbat lilin (wax) yang memuai jika panas sehingga menggerakkan silinder thermostat dan membuka katup utama. Silinder thermostat juga mengontrol gerakan katup bypass selain membuka katup utama.

 

Indikator Suhu

Adalah alat untuk membaca suhu mesin yang letaknya ada di panel dashboard yang biasanya dengan model jrum sebagai penunjuknya. Penunjukan suhu kerja mesin yang ideal setiap model mobil berbedabeda, namun umumnya j arum penunjuk ke posisi setengah atau kurang sedikit. Posisi di atas bisa disebut sebagai suhu kerja mesin yang ideal/normal.

Cooling Fan (kipas pendingin)

Berfungsi untuk mengalirkan udara melewati radiator agar panas yang terdapat pada dinding dan sirip-sirip radiator dapat dilepas secara radiasi dengan mudah ke udara.

Water Jacket

Sering disebut dengan mantel air adalah lubang-lubang di dinding bagian luar dari blok silinder yang berfungsi sebagai tempat air pendingin mengalir mengelilingi silinder. Di dalam water jacket, mesin yang telah lama umur pemakaiannya terkadang tersumbat oleh kerak dali air pendingin, sehingga aliran air terganggu. Akibatnya, mesin menjadi over heating. Untuk itu, pada water jacket diberi lubang-lubang untuk mengorek dan membersihkan kerak yang menyumbat. Lubang tersebut dangan tutup yang disebut dengan welsh plug atau core plug.

Ada 2 macam welsh plug/core plug
a. Model mangkok (cup type)
b. Model piringan (disc type)

Welsh plug/core plug (sumbat welsh)

Welsh plug atau core plug dipasang pada blok mesin dan kepala silinder untuk dua tujuan. Pertama, lubang yang terdapat pada mantel air sebenarnya digunakan untuk membuang pasir cetakan pengecoran untuk membuat mantel dan blok silinder atau kepala silinder saat pencetakan. Kedua, welsh plug dipasang pada lubang-lubang tersebut menjadi penyekat eksternal bagi mantel air.

Selain itu, Welsh plug juga berfungsi sebagai perlindungan bagi mesin terhadap cuaca yang sangat dingin. Air yang membeku akan memuai, sehingga jika air pendingin dalam blok mesin membeku akan dapat mengakibatkan blok pecah oleh pemuaian es. Welsh plug didesain agar terdesak keluar dari blok oleh es yang memuai sehingga mengurangi tekanan dan mencegah terjadinya kerusakan karena pecah.

Sensor Pendingin

Berfungsi untuk kontrol panas mesin dengan cara membaca panas air pendingin yang kemudian ditampilkan di panel dashboard. Selain itu, sensor panas juga difungsikan untuk menghidupkan kipas pendingin elektrik
Ada 2 letak pemasangan sensor pendingin:
a. di water jacket blok mesin
b. di radiator

Water Coolent (Air Pendingin) 

Air pendingin mempunyai fungsi yang banyak dan harus memiliki sifat-sifat
  • Anti korosif 
  • Anti kerak 
  • Tidak berbusa 
  • Aman bagi saluran cairan pendingin Melumasi pompa air 
  • Meningkatkan titik didih 
  • Menurunkan titik beku 
  • Mampu melindungi komponen aluminium dan besi tuang 

Bahan air pendingin yang baik adalah sebagaimana direkomendasikan oleh pabrikan seperti yang tercantum di buku manual kendaraan.

Demikianlah Nama Komponen dan Fungsi Sistem Pendingin Lengkap Beserta Gambarnya, semoga bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Nama Komponen dan Fungsi Sistem Pendingin Lengkap Beserta Gambarnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel